25 Maret, 2009

Rekoleksi ASRAMA




TEMA : KASIH


Hari Rabu, 25 Maret bertepatan denga hari raya kabar sukacita anak - anak asrama Madiun mengadakan rekoleksi bulanan. Jadual pendampingan kali ini mestinya Br. Michael. Namun karena ada 2 novis yang stage di Madiun yakni Br. Kristian dan Br. Bona maka mereka lah yang mengadakan katekese. Tema yang diangkat yakni menemukan kasih dalam hidup bersama. Acara diisi dengan diskusi, ibadat, permainan. Sangat menarik kemasan acara, semoga anak-bisa menemukan roh baru dalam hidup kebersamaan ini.


Diakhir acara ada pembagian hadiah bagi anak-anak dari Br. Michael yakni masing - masing anak mendapat kaos dalam. Kiranya bukan hanya ungkapan terima kasih yang ada di dalam hati anak-anak tetapi bagaimana mereka merawat barang tersebut sehingga sungguh dimanfaatkan bermanfaat dengan baik.

20 Maret, 2009

BRI KOM MADIUN







BriKoM : Berita Komunitas Madiun 2009


Januari





Selamat datang tahun 2009 ……..
Mengawali tahun 2009 para bruder komunitas Madiun mengadakan renungan yang dikemas dalam ibadat tutup tahun. Br. Alek selaku pimpinan komunitas memimpin acara ini, Br. Suryadi membacakan kronik komunitas dari bulan Januari sampai dengan bulan Desember 2008. Suasana semakin hidup ketika Br. Viktor, Br. Agus dan Br. Michael membagikan pengalaman hidup mereka selama tinggal dikomunitas Madiun. Br. Viktor mengungkapkan rasa syukurnya terlebih kebersamaan yang kembali dialami bersama komunitas Madiun. Br. Agus mengungkapkan bahwa Madiun menjadi salah satu komunitas yang ditempati dengan waktu paling lama, dibanding dengan komunitas lain yang pernah di tempati. Disamping rasa syukur dan terima kasih juga sekaligus berpamitan karena tugas baru yakni di komunitas Ruteng, Br. Michael tahun 2009 ini memasuki usia 74 mensharekan bahwa : ….. bulan Januari ini ulang tahun ke 50 menginjakkan kaki di komunitas madiun, ketika saat itu datang merasa bingung bahkan merasa tidak krasan dan inginnya mau pulang. Apa sebab ? datang dari kampung Gunung Pati tidak tahu apa itu bahasa belanda tetapi jam 6 sore datang jam 7 malam langsung mengikuti ovisi berbahasa belanda !. Memang benar bahwa kedatangan selama hampir 50 tahun hidup membiara ini, hamper 40 tahun tinggal di komunitas Madiun, selebihnya menjadi guru di Surabaya dan mengawali pendirian novisiat di Yogya. Sungguh-sungguh pengalaman istimewa.

Tanggal 7 Januari , tepatnya hari Rabu ada suasana lain di ruang rekreasi bruderan. Nampak para romo Cornelius, Magetan, para frater yang sedang TOP di Cornelius dan Materdei, para suster dari aneka terekat (OSU, MC, ALMA, AK) serta para bruder CSA yangs emua tergabung dalam Badan Koordinasi religius Keuskupan Surabaya Kevikepan Madiun (BKRKS) mengaadkan acara natalan. Acara didahului dengan ibadat sore bersama, dilanjutkan laporan pertanggungjawaban program kerja kepengurusan BKRKS selama tahun 2008. Selanjutnya diadakan acara spontanitas dari masing-masing komunitas. Untuk Komunitas CSA menampilkan sang pesulap ulung kebanggaanya. Br. Mickael cukup sukses mengelabui (bc : trik sulap) audiens dalam pertunjukan berdurasi 30 menit itu dengan bukti semua kaum berjubah itu tiada henti tertawa dari awal sampai akhir. Tentu tertawa yang penuh arti karena merasakan kegembiraannya. “ Ada-ada saja ….. perilaku bruder tua ini… yang jelas lebih dari 60 religius malam itu berhasil di “bohongi”. Acara lebih semarak dengan makan malam dengan menu patungan ari masing-masing komunitas. Komunitas CSA mendapat tugas menyediakan nasi putih.

Tanggal 8 januari pagi jam 01. 00 br. Agus berangkat ke Surabaya dalam rangka keberangkatannya menuju komunitas Ruteng, tempat tugas yang baru. Diantar oleh dua bruder yakni Br. Kosmas dan Br. Dedi, langsung meuju bandara Djuanda karena sesuai jadual penerbangan jam 8.00 terbang menuju bandara Kupang.
Selamat jalan Br. Agus dan selamat menikmati suasana sejuknya udara Ruteng……!


Tanggal 8 januari
Jam 03.00 pagi setelah Br. Agus berangkat giliran bruder Ketua BKRKS Br. Alek pun berangkat. Keberangkatan ini bukan dalam rangka mengantar Br. Agus namun ke Rumah Sakit Santa Clara untuk mengadukan perutnya yang dirasakan sakit sekali. Hal ini dilakukan karena sakit yang tidak sewajarnya mengingat sebelumnya tidak makan yang aneh-aneh…..
Dugaan rupanya tidak meleset ada sesuatu yang terjadi dengan ginjalnya. Setelah sempat pulang ke bruderan meskipun diantar oleh mobil rumah sakit namun dalam seharian tetap merasakan sesuatu yang tidak nyaman. Rasa sakit ini bertahan sampai 4 hari dan pada tanggal 13 kembali cek ke dokter dan hasilnya di dalam ginjal bersemayam batu yang sangat menganggu pencernaan. Setelah opname 2 malam di Rumah sakit St. Clara, dr. David (dokter yang mendiaknosa) menyarankan untuk rujuk ke rumah sakit yang lebih besar mengingat keterbatasan peralatan medis di Madiun, Maka hasil pembicaraan antara Dokter David (pihak rumah sakit) , Br.Alek dan Bruder Pemimpin Umum diputuskan Rumah sakit rujukan yakni RS Elisabet Semarang. Tanggal 15 siang dengan ambulance rumah sakit (dijaga perawat) Br. Alek berangkat ke Semarang. Br. Viktor ikut serta dalam mobil ini karena kebetulan juga akan menuju Generalat untuk rapat dewan. Selanjutnya Br. Alek menjadi pasien RS Elisabet Semarang. Sampai dengan operasi non bedahnya untuk mengeluarkan batu ginjalnya,. Hal yang menambah sakit rupanya Br. Alek dari hasil cek dokter juga sakit demam berdarah dan paratipus. Bebarapa hari di rumah sakit akhirnya dalam rangka menjalani penyembuhan Br. Alek tinggal di Komunitas Generalat.


Pebruari
Tanggal 1 Pebruari dilaksanakan upacara pembukaan rangkaian kegiatan HUT sekolah. 75 tahun usia SDK Santo Yusuf, 60 tahun Usia SMPK Santo Yusuf dan 19 tahun untuk TKK Santo Yusuf.
Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemuda dan olah raga Madiun Drs. Maidi, S.H. M.Hum sekaligus membuka tanda dimulainya kegiatan dengan pengguntingan balon Sedianya hal ini akan dilakukan Walikota Madiun, namun karena ada acara mendadak kepentingan dinas di Propinsi Jatim maka sambutan dan pesan pembukaan acara dibacakan oleh Bp. Maidi. Kesan yang muncul dari kandidat Sekretaris Daerah Madiun ini Santo Yusuf sangat baik dalam even-event yang dilakukan bahkan dikenal dengan di dinas pendidikan tiap tahun selalu rutin mengadakan acara lomba dan olah raga. Yang sangat mengesan dari kehadiran kepala dinas pendidikan ini menyanggupi memberikan tanda tangan dalam piagam lomba pengetahuan (sains) karena sangat berarti bagi anak-anak yang berprestasi. Diakhir kesempatan setelah acara pemotongan tumpeng membuka ramah tamah sederhana Bp. Maidi menyempatkan menyumbangkan lagu dan foto bersama.
Terima kasih ......atas perhatian yang diberikan kepada kami semua.



Gelar pertandingan semifutsal diselenggarakan tanggal 1-10 Pebruari dengan peserta 32 sekolah yang terdiri dari 32 tim futsal putra dan 11 tim futsal putri. Tim putri SDK Santo Yusuf menunjukkan prestasinya dengan menjuarai kegiatan ini sekaligus menempatkan salah satu pemainnya menjadi top score.

Tim Putra harus puas dengan merebut juara III, namun demikian tetap menunjukkan sportivitas sebagaimana tujuan acara ini dilaksanakan yakni menggalang persaudaraan dalam sportivitas para pemain.

Tanggal 1 Pebruari ini Panti Asuhan madiun mendapat kunjungan 50 anak dari panti asuhan Don Bosco Surabaya. Panti Asuhan yang dikelola oleh suster Putri kasih itu sampai sekarang memang menjadi mitra kental panti asuhan putra Santo Aloisius, karena dari merekalah anak-anak itu datang. Para suster mengirimkan anak-anak yang sudah usia SMP untuk ke Madiun karena memang disana khusus untuk anak-anak sampai dengan kelas 6.
Kedatangan mereka dengan tujuan utama lebih mengikatkan persaudaraan diantara adik dan kakak. Kedatangan mereka disuguhi dengan pertunjukan sulap dari Br. Michael. Anak-anak sangat senang dengan acara ini.

Diawal tahun 2009 ini Panti Asuhan Madiun dengan berbagai pertimbangan mendasar memulangkan 3 anak asuhnya kerumah masing-masing, sehingga saat ini panti asuhan putra berpenghuni 13 anak.

Tanggal 9 br. Viktor sakit sehingga harus istirahat beberapa hari di kamar, rupanya waktu bekerja dan kurang istirahat menyebabkan kepala pusing cukup berat.

Tanggal 12 Komunitas Madiun kedatangan tamu menginap yakni Br. Piet Kopong dari postulat dalam rangka mengantar salah satu postulant (Oktavianus) yang dipulangkan ke Manggarai oleh karena sesuatu hal. Dimaksudkan untuk sementara sambil menunggu jadwal kapal ke Kupang untuk tinggal dikomunitas Madiun. Rupanya waktu menunggu untuk hari yang belum pasti karena setelah di tanyakan ke agen kapal belum ada kepastian kapan kapal berangkat sehingga, Oktavianus harus bertahan cukup lama di Madiun.

Tanggal 13 br. Suryadi ke Yogya mengurus perpanjangan STNK vespa, berangkat jam 04 pagi langsung menuju samsat Yogya dan juga langsung kembali ke Madiun begitu urusan selesai sehingga tidak mampir komunitas Yogya.


suryadi_csa@yahoo.com

02 Januari, 2009

KRONIK SEPANJANG TAHUN 2008

KRONIK KOMUNITAS MADIUN
SEPANJANG TAHUN 2008



Januari
Mengawali tahun 2008, tepat pada hari Selasa para bruder dan anak-anak Panti – Asrama tugas liturgi di Gereja pada misa harian pagi, meskipun tugas rutin misa harian tetapi misa kali ini dengan ritus lagu penuh sebagai hari raya. Organis dibantu oleh Bpk. Turyanto, meskipun dengan jumlah yang terbatas karena sebagian anak-anak masih liburan (mereka masuk sekolah tanggal 4) dan mulai berdatangan hari berikutnya,tetapi menampilkan koor yang cukup bagus. Selamat datang tahun 2008.

Diawal tahun ini famili dari dua bruder komunitas Madiun meninggal dalam waktu yang berdekatan. Tanggal 5 kakak kandung Br. Yakobus yang tinggal di Bantul meninggal, selanjutnya menyusul kesripahan tanggal 11, kakak kandung Br. Michael di Gunung Pati juga meninggal, untuk keduanya para bruder dan beberapa guru Santo Yusuf melayat ke sana.

Tak kenal maka tak sayang. Kita tahu bahwa Panti Asuhan tahun ini berusia 9 tahun tepatnya pada bulan Juli. Berkenaan dengan pengelolaan karya ini, pertengahan bulan Januari diselenggarakan pembinaan umum (termasuk asrama) di rung TV bruderan, beberapa bruder memberikan evaluasi dan harapan. Pada kesempatan ini pula ada perkenalan penanggungjawab Panti Asuhan kepada anak-anak yakni Br. Yakobus menggantikan penanggungjawab sebelumnya Br. Neri, yang pindah ke Semarang. Semoga Panti Asuhan semakin menemukan tujuan yang sebenarnya.

Pebruari
Bulan Pebruari ini proyek baru dengan tema “peduli sampah, belajar mencinta lingkungan” dirintis dikomunitas Madiun. Di manajeri oleh Br.Yakobus dan ditopang pencari dana utama Br. Michael, Panti membangun tempat pembuatan kompos permanen di kebun dekat tower. Bangunan berukuran 2x 10 m yang dibagi menjadi 4 ruang yang dikerjakan oleh Pak Suyatno. Keseluruhan biaya proyek ini menghabiskan dana 12.4750.000, termasuk mesin giling seharga Rp. 4. 850.000 yang dibuat oleh SMK Bonaventura 2 Madiun. Diharapkan proyek pembuatan kompos organik ini akan membantu dalam pemberdayaan anak-anak Panti, sekaligus memberi pendidikan profane baik anak-anak untuk peduli terhadap sampah dan mengajari mereka mencinta lingkungan.

Awal bulan ini komunitas Madiun mengadakan rekoleksi bulanan untuk bulan Januari sedang rekoleksi bulan ini dilaksanakan minggu ke 3. Dalam bulan ini juga ada pertemuan bersama pembahasan Renstra komunitas tepatnya tanggal 6 dan hasil evaluasi

para bruder berjuang dalam pelaksanaan renstra tersebut. Hari berikutnya diadakan pertemuan bulanan komunitas.

Akhir bulan ini para bruder yang terlibat di sekolah mengikuti pembinaan rohani selama 3 hari yang diselenggarakan oleh Yayasan. Bertempat di RR. Sangkalputung Klaten bersama semua pegawai unit TK-SD-SMP didampingi oleh Rm Paul Suparno SY, dosen USD.




Maret
1 Maret merupakan hari berdirinya tarekat. Sehingga CSA kalau dihitung dari berdirinya, tahun ini berusia 168 tahun. Tidak ada acara khusus di komunitas Madiun karena beberapa bruder masih berada di Klaten. Namun ada doa khusus ucapan syukur atas peringatan ini dalam ibadat pagi di komunitas. Tanggal 4, Arkian Bruder novis yang stage di Madiun pulang ke Novisiat. Dia tinggal di Madiun sejak tanggal 25 Desember lalu, selamat derr…..dan selamat untuk melanjutkan formasinya

Puncak peringatan HUT Santo Yusuf di selenggarakan misa syukur pada tanggal 15, bertempat diAula, para bruder komunitas beberapa mengikuti acara ini.
Dalam rangka Paskah, komunitas ambil bagian dengan menyediakan halaman asrama untuk parkir selama pekan suci dan para bruder juga ambil bagian dalam jadual khusus tugas asisten imam selama pekan suci. Bahkan br. Yakobus sempat menjadi salah satu pembaca pasio kisah sengsara. Br. Kosmas terlibat penuh dalam misa anak-anak.
Acara paskahan di komunitas dengan menyediakan makanan kecil untuk tamu yang datang memberikan ucapan selamat paskah, dari beberapa pegawai dan kenalan para bruder.

April
Beberapa bruder yang mengadakan tugas di luar selama bulan ini yakni :
1. Tanggal 3 : Br. Kosmas ke Roncalli dalam rangka pertemuan MABRI, tema pertemuan Frater-Bruder dan kerasulan di tengah masyarakat.
2. Tanggal 7 : Br. Suryadi ke pertemuan MPK di Santa Maria Surabaya.
3. Tanggal 9 : Br. Agus. Br. Kosmas, Br. Gordin, dan Br. Dedy menghadiri peresmian rumah baru postulat.

Kembali kesripahan. Pada tanggal 14 kakaknya Br. Michael di Gunung Pati meninggal. Bruder dari komunitas Madiun yang melayat ke sana hanya Br. Agus karena di komunitas sendiri ada acara paskahan bersama Romo, frater, suster, dan bruder. Bertempat di ruang rekreasi bruderan (BKRKAS). Sebelumnya diadakan ovisi bersama, selanjutnya acara spontanitas dari setiap komunitas, dan makan bersama. Bruderan menyediakan nasi dan lauk daging anjng. Pada kesempatan inilah tangan Br. Dedi yang bermaksud menjadi ekskutor tetapi malah digigit anjing, sehingga harus berobat ke rumah sakit, dengan biaya yang melebihi harga anjing itu sendiri.

Tanggal 24 utusan dari Panti yakni Br. Aleksander, Br. Yakobus dan Br. Neri menghadiri Rakernas FKPA di Jakarta. Mereka adalah ujung tombak karya social ini diharapkan sepulang dari pertemuan ada sesuatu yang dapat segera diaplikasikan dalam penanganan anak-anak.

Br. Michael tanggal 26 kembali opname untuk beberapa hari di RS. Santa Clara karena sakit dan sempat jatuh. Beberapa kali bruder yang berusia 74 memang mengeluh sakit dengan herpes di bagian dahi dan sekitar matanya. Semoga cepat sembuh dan segera pulang dari rumah sakit.

Mei
Menjalin kerjasama antar religius diadakan latihan koor bersama para suster dari komunitas novisiat MC, para bruder dan anak-anak asrama. Sedianya koor ini akan di pakai dalam pembukaan novena Roh kudus di Gereja.
Dalam rangka GSP tanggal 10 bulan ini Br. Dedy dan Br. Alek ikut rombongan para suster ursulin ke Ngawi, yakni aksi panggilan bagi kaum muda di sana.

Tanggal 16 ini Br. Kosmas memulai kuliah BK di IKIP PGRI sebagai program transfer dari yang pernah diambil dulu, jadi langsung ke semester atas. Jadual ruliah adalah tiah

hari jumat dan sabtu siang – sore. Semoga semakin mumpuni untuk menjadi seorang bruder pembimbing konseling.

Juni
Awal bulan para bruder madiun mengadakan rekoleksi, tema rekoleksi kali ini adalah Dibimbing oleh Roh Kudus. Seperti biasanya dimulai malam dan berakhir siang hari berikutnya. Untuk kali ini dilanjutkan evaluasi renstra komunitas. Renstra komunitas Madiun dilaksanakan tiap 3 bulan sekali.

Tamu menginap. Bulan ini ada tamu bruderan yang menginap yakni Rm Heru,OMI dari skolastikat Yogya dalam rangka mampir dari Surabaya, tetapi juga ada keperluan di Madiun mengunjungi calon yang akan masuk OMI yakni mahasiswa STKIP WINA. Inilah wujud bahwa bruder CSA nyata dalam menghidupi persaudaraan kepada sesamanya.


Santo Aloisius Gonzaga Pelindung Kongregasi, diakanlah kami semua.
Bulan Juni identik dengan Aloisiusan. Peringatan pelindung kongregasi ini komunitas mengadakan ekaristi syukur bersama para pegawai Santo Yusuf, pada tanggal 24. tanggal ini diambil karena ada kesibukan lain bekaitan dengan pengumuman UAN SMP. Misa bertempat di Ruang TV dipimpin oleh Rm Ag. Sugiyanto, CM dan dilanjutkan dengan makan bersama.

Akhir bulan ini para aspiran dari Ruteng yang akan ke Kalasan singgah

di Madiun. Ada 10 calon postulan yang sebagian besar dari NTT.
Para bruder tanggal 30 berangkat dengan mobil carteran ke novisiat untuk menghadiri profes dan penjubahan para bruder muda.

Juli
Kesripahan.
Tanggal 1, Bapak Resodikromo yakni bapaknnya Br. Kosmas meninggal, para bruder, guru-guru, pengurus BKRKAS melayat ke rumahnya di Ngunut, Parang, Magetan

Tanggal 8 kembali kesripahan yakni familinya Br. Agus di Ngrambe dan tanggal 10 Bruder Yakobus dan para guru SMP melayat ke Bojonegoro yakni bapaknya Pak Alfons guru SMP.
Br. Viktor tanggal 11 Juli ini resmi menerima jabatan sebagai kepala sekolah SMP menggantikan Bpk Paulus yang sudah habis masa baktinya. Sebelumnya yakni tanggal 3 br. Aleksander juga resmi menerima jabatan kepala sekolah menggantikan Br. Kosmas yang habis masa baktinya. Selamat berkarya untuk para bruder.

Yang bertamu :
Tanggal 17 ini br. Anthoni dan Br. Bayu, dari komunitas Sarnia, Canada datang dalam rangka kunjungan untuk beberapa hari. Komunitas Madiun mengajak kedua bruder ini antara lain mengunjungi Musim Trinil disamping itu ada pertemuan komunal untuk mendengarkan sharing berisi pengalaman hidup br. Anthoni dan melihat sulap dari Br. Michael.
Tanggal 29 Br. Thomas dan Br. Cees datang juga dalam tujuan yang sama yakni kunjungan, mereka langsung dari Semarang diantar sopir Generalat Fajar. Selamat datang para bruder dari Nederland dan seloamat berjumpa dengan kami.
Kesripahan di bulan Juli.
Br Yakobus dan Br. Suryadi tanggal 20 melayat ke Cupuwatu. Yang meninggal kali ini adalah familinya Br. Pius.

Tanggal 25 mantan tukang masak asrama yakni Ibu Yosephin Supiyati meninggal karena sakit beberapa lama. Ibu ini cukup lama mengabdikan diri di asrama.


Agustus
Br. Agus awal bulan ini berangkat ke Ruteng dalam rangka menghadiri pesta emas komunitas Ruteng
Bulan ini komunitas Madiun bertambah satu anggota lagi yakni Br. Bonaventura Zecca Simenes, FIC mondok menyelesaikan studinya di STKIP Widya Yuwana. Bruder ini sudah semester 7, sebelumnya kos di dekat tempat kuliah.
Dalam rangka memeriahkan 17 an anak-anak panti dan asrama mengadakan beberapa pertandingan dan acara bakar jagung bersama, semoga semangat dan daya juang para pahlawan ditiru oleh anak-anak.


Tanggal 24 ini ada 2 bruder komunitas Madiun yang berulang tahun yakni Br. Mathias dan Suryadi, Tanggal 28 Br Suryadi berangkat retret pribadi di Pertapaan Santa Maria Rawaseneng. Retret sampai dengan tanggal 4 September, selamat dalam permenungan.

September
Rapatr komunitas diadakan pada 11 September di teras bruderan, Br. Viktor tidak ikut rapat karena mengantar adiknya ke Jakarta dalam rangka pengobatan, Bruderan panan mangga dari kebun tengah sehingga setiap hari dalam bulan ini dimeja makan senantiasa tersedia mangga, namun demikian anak-anak tetap mendapat bagian yang sama.

Untuk menyediakan sarana permenungan dalam hidup berkomunitas br. Mathias tanggal 12 belanja buku perpustakaan ke Yogya, antara lain penerbit dan percetakan Kanisius. Sehingga di komunitas saat ini tersedia buku bacaan yang cukup lengkap. Umat yang sudah memanfaatkan buku-buku ini antara lain calon katekis dari STKIP Wina, Pak Pono Guru Santo Yusuf yang sedang menyelesaikan S1 nya, rata – rata buku itu membantu dalam penyusunan skripsi mereka.

Tanggal 21 setelah rekoleksi bulanan para bruder melayat ke ibunya salah satu pegawai santo Yusuf yakni Bp. Sigit di Perumnas 1.


Oktober
Idul fitri 1429 h. Sebagian anak pulang liburan idul fitri.
Br. Michael dan beberapa anak ke Semarang dengan mobil carteran, Beberapa bruder ikut rombongan pastoran silahturahmi ke Pak Walikota, hal ini wujud kerukunan hidup beragama.

Tanggal 6 bulan ini Br. Agus, Br. Michael, Br. Yakobus berangkat retret di RR, Sangakal Putung , Klaten. Retret aneka kongregasi ini di dampingi oleh Rm. C. Suyitno, SY. Pulang retret tanggal 13 sebelumnya mampir ke rumah ibunya Br. Heri besok karena sakit sudah beberapa lama.

Tanggal 14 Bruder PU visitasi ke Komunitas dan untuk mengadakan wawan hati, dan pertemuan bersama, sampai denga tanggal 16. Tanggal 15 kembali para bruder komunitas madiun melayat dan kali ini ke Klaten. Ibunya Br. Siprianus meninggal.





Nopember
Bulan kemandirian
Awal bulan ini Br. Michael ke Surabaya dalam rangka penggalian dana Panti Asuhan, pulang kembali tanggal 5. Sedang Br. Kosmas mengikuti pertemuan di Jakarta dalam rangka dialog antar umat beragama, dalam hal ini Br. Kosmas menjadi wakil gereja katolik Madiun. Tanggal 6 para bruder melayat ke Ngrambe, adik iparya Br. Agus meninggal.


Minggu, 9 Nopember Br. Alek, Br. Mathias, Br. Dedi, Br. Gordin dan Br. Viktor retret di Klaten, retret gabungan ini didampingi oleh Rm. Zanwich, SY. Retert sampai dengan tanggal 17.

Dalam bulan ini selama 10 hari Br. Giovani menginap di Komunitas Madiun, dalam rangka belajar las di sebuah bengkel di Jl. Bangka. Pertemuan Yunior bulan ini diadakan di Madiun, dengan pendamping Br. Vincent. Saat ini CSA wilayah Jawa ada 5 Yunior, 3 diantaranya tinggal di komunitas madiun.
Tanggal 25 ini CSA berusia 9 Tahun sejak kemandirian, peringatan ini di Komunitas Madiun ditandai dengan menu tumpeng, dan malam hari makan bersama dengan anak-anak Panti-asrama sebagai tanda syukur setelah tugas koor misa novena medali wasiat.

Kesripahan
Tanggal 28 para bruder melayat ke Boro, Kulon Progo. Ibunya Br. Septo Martono meninggal, dalamkesempatan itu juga menyempatkan besok bapaknya Br. Laurent yang sakit si RS Baktiningsih, Klepu.

Tanggal 30 ada pertemuan bruder-bruder di Generalat, yakni pertemuan membahas karya tarekat dan laporan keuangan.

Desember
Desember senantiasa identik dengan kartu ucapan natal dan tahun baru, dalam kesempatan itu para bruder menyempatkan foto bersama berjubah. Diawal bulan ini juga beberapa kartu ucapan datang dan yang datang pertama yakni dari Propinsialat CM, Kepanjen Surabaya tepatnya 24 Nopember 2008. Sedang kartu terakhir yang datang dari Keuskupan Surabaya datang pada hari Rabu, 31 Desember 2008. Br. Michael tangal 15 lalu mengirim via pos sejumlah 250 kartu. Tahun ini Br Suryadi kembai mengurusi pembuatan kartu ucapan baik untuk Komunitas, Panti maupun Yayasan.

Tanggal 15 ini komunitas madiun menjadi tempat pertemuan para pegawai bruderan yang ada di Jawa meliputi pegawai dapur dan tukang kebun. Hadir 13 pegawai yakni : Pak Udin, Bu. Indri, Bu Reni, Bu Maryati, Pak Yono, Bu Tinah, Bu Ana, Pak Sayadi, Bu Yosepa, Bu Sulami, Bu Wiji, Bu Suyatun, Pak Yohanes. Dalam kesempatan ini Br. Heribertus selaku Pemimpin Umum membuka dan menutup acara. Bruder yang ikut mengisi acara pembinaan ini yakni Br. Viktor, Br. Michael dengan sulapnya, dan Br. Yakobus. Menginap 1 malam, ketika pulang mereka diberi bingkisan beras dan brem.
Dalam rangka Natal ditunjuk panitia kecil untuk kelancaran acara natal di komunitas. Mulai minggu kedua bulan ini panitia mulai bekerja seperti pembuatan kartu natal, pembuatan Goa dan acara persiapan open house komunitas. Open house menjadi kebiasaan yang sudah lama di Madiun dan tahun ini kembali menghadirkan “soto” Pak Wiyono, disamping itu ada aneka makanan kecil. Tamu antara lain dari keluarga pegawai Santo Yusuf para kenalan dan tetangga. Natal ini para bruder cukup banyak menerima bingkisan dan parcel natal. Selesai natal para bruder ada pertemuan di generalat sampai akhir bulan.

Selamat Natal 25 desember 2008 dan Tahun Baru…………….2009

28 September, 2008

BERITA KITA - AGUSTUS

KRONIK MADIUN
(ditulis oleh : Br. Suryadi)


Kunjungan
Kamis, 17 Juli tepat jam 13.00 Br. Anthoni dan Br. Bayu datang di komunitas Madiun. Kedua bruder ini akan menjadi tamu untuk beberapa hari di Komunitas Madiun. Kedatangan mereka diantar sopir Generalat mas Fajar. Dalam kesempatan ini Br. Suryadi menjadi penunjuk rute yang akan dilewati dari menuju Madiun. Pada kenyataannya Br. Anthoni dapat menikmati perjalanan kurang lebih 4,5 jam melewati jalur Solo, Karanganyar, Cemorosewu, Sarangan. Memang Madiun yang sangat minim berkenaan dengan tenpat-tempat tujuan wisata atau tempat tradisional, tetapi Br. Anthoni selama beberapa hari dapat merasakan bahwa di Jawa Timur ada yang namanya : musium Trinil dan tempat Ziarah Puh Sarang. Bagi Br. Anthoni menjadi catatan sejarah tersendiri karena bisa mengunjungi tempat tersebut. Setia menemani setiap perjalanan yang dilakukan Br. Anthoni disamping Br. Bayu selaku teman setia sejak awal sampai akhir yakni bruder pimpinan komunitas Br. Alek, Br. Michael dan Br. Kosmas. Bruder yang lain karena tugas perutusan penanganan karya tidak bisa sepenuhnya menemani perjalanan yang dilakukan Br. Anthoni, namun untuk acara-acara bersama di komunitas seperti rekreasi, dan acara kebersamaan yang lain senantiasa menyempatkan waktu. Dalam kesempatan kunjungan ke unit karya sekolah Br. Anthoni disambut langsung oleh para guru dan murid, bahkan sempat disuguhi spontanitas dari para murid. Kedua bruder mengakhiri kuinjungan di Komunitas Madiun pada tanggal 21 Juli pagi hari, yang selanjutnya menuju ke Semarang.

Mondok
Dikomunitas Madiun mulai akhir Bulan Agustus ini tambah anggota bruder baru. Dia Br. Zeka dari tarekat FIC, menjalani studi di STKIP Widya Yuwana. Saat ini sudah semester 7, masa persiapan skripsi. Sebelumnya bruder ini kos di depan kampus STKIP, tapi untuk beberapa pertimbangan dari Dewan Propinsi FIC di minta mondok di bruderan CSA, meskipun jaraknya lebih jauh dari tempat kos sebelumnya. Bruder ini untuk beberapa kegiatan akan ikut dalam kebersamaan komunitas. Selamat datang bruder........selamat berkomunitas bersama para bruder CSA dengan segala keberadaannya, salam persaudaraan !

Yang mampir dan...........bertamu.
Komunitas Madiun dari dulu sampai sekarang menjadi komunitas transit penghubung Komunitas di Jawa dan NTT. Hal ini menjadi solusi karena beberapa bruder yang akan berangkat ke Flores atau ke timur melalui Surabaya senantiasa singgah dan bermalam di Komunitas Madiun. Setelah Br. Dominggus ( baru saja menjalani kursus 1 tahun di KPTT Salatiga ) yang akan menuju Mbay dengan kapal Titian, tanggal 3 Agustus giliran Br. Septo yang datang dan menginap. Rencananya bruder yang akan menjalani perutusan di Komunitas Ruteng ini berangkat bersama-sama dengan Br. Agus menuju Ruteng dengan pesawat. Seminggu setelah itu tepatnya tanggal 8 hingga 11 Agustus untuk suatu tugas berkenaan dengan kuliah S2nya Br. Konradus, bertamu di Komunitas Madiun. Br. Konrad akan mengumpulkan data kuisioner terhadap para guru di Santo Yusuf. Selamat semoga hasil risetnya bermanfaat dan studi lancar demi perkembangan tarekat.

Perkemahan.
Sudah menjadi kegiatan rutin setiap awal tahun ajaran tepatnya dalam rangka hari Pramuka, Unit SD dan SMP Santo Yusuf mengadakan perkemahan. Untuk SD persami (Perkemahan Sabtu Minggu) dilaksanakan pada tanggal 9 sampai 10 Agustus. Tepatnya di halaman sekolah. Acara di dampingi oleh kakak-kakak pembina dari SD Santo Yusuf sendiri. Acara persami ini berjalan aman dan lancar. Aman karena dari awal sampai akhir acara lingkungan dan halaman sekolah dijaga ketat oleh aparat polisi, yang dikarenakan putra dari KAPOLWIL Madiun yang saat ini sekolah di Santo Yusuf kelas 5 ikut persami. Untuk unit SMP acara kemah di selenggarakan pada tanggal 22-24 Agustus sehingga sebutan yang dipakai bukan persami tetapi perjusami (perkemahan Jumat , Sabtu, Minggu). Diselenggarakan di Bumi Taman Bermain Manunggal, Magetan). Pendamping adalah para guru pramuka yang ditunjuk oleh sekolah.
Masing-masing kepala sekolah mendampingi acara kegiatan dengan setia.

17 an,.....................
Madiun......., jaya ! Soyus, soyus, soyus.......Yesss !
Acara tujuh belasan di Madiun begitu semarak, dan menyenangkan. Acara hari H, tepatnya Minggu, 17 Agustus ada upacara di halaman sekolah. Selanjutnya acara hari H, tepatnya Minggu, 17 Agustus ada upacara di halaman sekolah. Selanjutnya acara sore hari di asrama ada pertandingan sepak bola antar anak asrama. Acara ini menjadi istimewa karena layaknya pertandingan resmi di siaran liga juga memperebutkan hadiah yang telah dipersiapkan. Acara malam hari adalah acara syukur dengan acara pokok yakni bakar jagung rame-rame.
Dalam rangka acara yang sama dengan tujuan yang sama pula namun berbeda waktu pelaksanaan sudah menjadi acara tradisi sekaligus pamer kebolehannya, maka tanggal 28 Agustus pagi hari adalah acara karnaval 17 an kota Madiun. Subyek atau pelaksananya adalah semua instansi dan lembaga sekolah di legalkan menunjukkan kebolehan dan kepiawaian serta memunculkan daya kreatifitas. Untuk lembaga Santo Yusuf acara karnaval dilakukan oleh keluarga SMP yang melibatkan murid dan para guru serta karyawan ditambah pemerhati / kenalan. Acara dimulai jam 03.00 dengan persiapan atau rias yang diadakan di asrama, sehingga tidak kurang dari 120 peserta pagi-pagi sudah berubah penampilan menjadi aktor / aktris dadakan. Acara yang mengusung tema / judul : Berdirinya Kadipaten Purabaya, sehingga peserta semua menjadi para prajurit, dan Pangeran dengan kendaraan utama kuda. Acara juga melibatkan 2 ekor kuda sebagai kendaraan saat itu. Akhirnya tepat jam 09.00 pagi acara pawai karnaval yang berstart di depan Kantor Wali kota dimulai Santo Yusuf mendapat urutan ke 16.
Selamat untuk acara karnaval ini, merdeka !

Retret
Anggota Komunitas Madiun yang menjalani retret bulan ini adalah Br. Suryadi. Retret pribadi ini dijalani pada tanggal 28 Agustus – 4 September. Tempat retret di pilih yakni Pertapaan St. Maria Rawaseneng. Bruder Suryadi ini menjadi tahun ke 3 (2005,2006,2008) memilih retret pribadi di sana dengan pembimbing yang sama yakni Rm. Athanisius, OCSO. Dirasakan tempat ini membantu dalam permenungan dan refleksi terlebih dapat mengikuti peribadatan yang durasinya lebih. Para bruder yang berencana retret bulan berikutnya namun ditempat yang berbeda dan kelompok gabungan antar tarekat yakni Br. Agus, Br. Yakobus, Br. Michael memilih tempat di Panti Semedi Klaten, yakni mulai tanggal 7 Oktober.

Rehap..................selesai
Akhirnya setelah menghabiskan waktu 76 hari rehap SMP Santo Yusuf dengan fokus menyangga pondasi bangunan yang mengalami penurunan selesai tepatnya 11 September. Hari itu semua tukang sudah pulang, berikut mandor dan semua peralatan yang dibawa. Terima kasih untuk semua yang membantu rehap ini, khususnya Bp. Pramulo yang berdomisili di Semarang, meski hanya beberapa kali mengunjungi tempat rehap namun karena perjuangannya memberi solusi kesulitan yang dihadapi pada rencana rehap ini. Bp. Pramulo ini yang mencetuskan ide dan menggambar perencanaan rehap.

07 Agustus, 2008

Berita kujungan Br. Cees dan Br. Thomas

Tanggal 29-31 Juli 2008
Br. Cees dan Br. Thomas mengunjungi Komunitas Madiun
Dalam foto kedua bruder rekreasi bersama di teras bruderan
Terima kasih bruder atas kunjungannya.

Berita kujungan Br. Anthoni

Tanggal 17 - 21 Juli 2008
Br. Anthoni di dampingi Br. Bayu dari Kanada
mengunjungi komunitas Madiun
dalam Foto kedua bruder foto bersama anak-anak asrama dan panti
Di Madiun tempat yang dikunjungi antara lain :
Musium TRINIL
Gua Maria PUH SARANG, Kediri
Dalam perjalanan menuju Madiun dari Yogya sudah menyempatkan
melewati TAWANG MANGU, CEMORO SEWU, TELAGA SARANGAN.

Berita Karya


Tanggal 11 Juli 2008
telah dilakukan serah terima jabatan kepala sekolah
SMP SANTO YUSUF MADIUN
dari Bpk. Drs. Paulus Suban M kepada Br. Viktor London, CSA
Acara dilakukan di Aula Sekolah
hadir dalam acara :
Pengurus Yayasan Mardiwijana, Komite Sekolah, Guru dan karyawan
dan beberapa tamu undangan dari Dinas Kota Madiun.